Rabu, 04 Februari 2015

DAFTAR UKURAN TONJOLAN PULSER




No
Model
Type
Panjang Tonjolan
(mm)
Type Sinyal / Pulsar
Sistem
Pengapian
 1
 Honda
 Supra / Legenda
 11.3
 Single – Positif
 AC


 Kirana
 14.0
 Single – Positif
 DC


 Meg Pro
 15.4
 Single – Positif
 DC


 Tiger 2000 / Phantom
 24.0
 Single – Positif
 AC


 Kharisma / CS1
 38.0
 Single – Positif
 DC


 Sonic 125 / CBR
38.0
 Single -Negatif
 DC


 Vario / Click
 38.0
 Single – Positif
 DC


 Beat
 38.0
 Single – Positif
 DC
 2
 Yamaha
 Vega-R / F1ZR
 57.5
 Double – Positif
 AC


 Jupiter-Z / Mio / Nouvo
 57.5
Double – Positif
 DC


 RX King

 Single – Positif
 AC


 Jupiter MX
57.5
 Double – Positif
 DC
 3
 Suzuki
 Shogun 110
14.0
 Single – Positif
 DC


 Smash 110
16.0
 Double – Positif
 DC


 Shogun 125
30.0
 Single – Positif
 DC


 Satria 120 R
30.0
Double – Positif
 DC


 Satria 150 F
39.0
 Double – Positif
 DC


 Spin / Sky Wave
41.7
Single -Negatif
 DC


 Thunder 125
47.0
 Single – Positif
 DC


 Thunder 250
70.7
 Single – Positif
 DC
 4
 Bajaj
 Pulsar 180 / 200
 44.0
 Single – Positif
 AC
 5
 TVS
 Neo
?
 ?
?


 Apache
 ?
?
 ?
 6
 Kawasaki
 KZX 130
 38.0
 Single – Positif
 DC


 Kaze R
 12.0
 Single – Positif
 AC


 Ninja RR
 9.0
 Single – Positif
 DC

DAFTAR KODE RANTAI TIMIMG,RANTAI API ATAU KAMPRAT




Rantai kamprat tipe biasa
Untuk rantai timing yang memiliki model mirip rantai final gear memiliki kode seperti berikut (25H - 84L). Angka pertama (2) merupakan jarak antar pin = 6.35 mm dan H merupakan singkatan dari hard yang berarti rantai memiliki desain yang lebih kuat. Angka kedua (5) menyatakan jarak antar plat = 3.18 mm, sedangkan angka terakhir (84L) merupakan jumlah mata rantai. Berikut daftar mata rantai kamprat tipe biasa.

    25H - 82L = C50, C70
    25 - 84L = Jupiter, Vega, Crypton
    25H - 84L = Grand, Supra, Win, C800
    25H - 86L = C90
    25H - 88L = Legenda, Supra Fit, Kaze, Blitz
    25H - 90L = Blade
    25H - 94L = GL Pro, GL Max
    25H - 98L = CB100, CB125, GL100, GL Max


rantai kamprat tipe kupu-kupu
Untuk rantai timing yang memiliki model kupu-kupu memiliki kode seperti berikut (2x3 - 84L). Berikut daftar mata rantai kamprat tipe kupu-kupu.

    2x3 - 86L = Jupiter Z
    2x3 - 88L = Smash
    2x3 - 90L = Vario, Beat, Shogun 110, Mio, Nouvo
    2x3 - 92L = Shogun 125, Kirana, Kharisma, Spin, Skywave, Skydrive
    2x3 - 94L = New Mega Pro, Edge
    2x3 - 96L = Jupiter MX, Vixion, ZX130
    2x3 - 100L = Thunder 125, Mega Pro, GL Max Neo, GL Pro Neo
    2x3 - 102L = Tiger
    2x3 - 104L = Scorpio

Sabtu, 13 Desember 2014

Honda CB100 seris

kemaren" postingannya tentang CG dan GL  nah sekarang saya mau posting tentang CB 100 seris

Honda CB 100, salah satu produk Honda yang dikeluarkan oleh PT. Federal Motor pada tahun 1970 hingga tahun 1982.

Honda memperkenalkan produk Honda CB pertamanya adalah Honda CB 100-K0, yang diluncurkan pada tahun 1970. Kemunculan Honda CB 100 melanjutkan perjalanan sang abang Honda 90 Z, yang hadir pada tahun sebelumnya sekitar tahun 1969.
Hadir dengan model yang lebih baik, bentuk tangki bulat, serta nyaman dikendarai, dan tenaga yang lumayan ternyata sangat menarik minat para pengguna sepeda motor di Indonesia pada era tahun 1970-an.
Walaupun saat ini Honda CB tergolong motor lama, tapi penggemarnya tetap banyak dan diminati para pengguna sepeda motor di Indonesia atau pun para biker, ingin mengoleksi Honda CB 100 sebagai salah satu sepeda motor koleksinya.

Honda CB 100 terdiri dari beberapa varian, yaitu:
- Varian K0, K1, K2, K3, K4 dan K5
- Varian N


Honda CB 100-K0 (1970-1971)

Spesifikasi:
Honda CB 100-K0 (1971)
(source: http://ninja250r.files.wordpress.com)
no serial: CB100-100001
Kapasitas mesin: 99cc, OHC
Tipe mesin: 4-tak, 1 silinder
Power: 11,5 Hp @ 10.500rpm
Top speed: 110.0 km/jam
Kompresi: 9.5:1
Bore x Stroke: 50.5 x 49.5 mm (2.0 x 1.9 inches)
Valve per cylinder: 2
Pengapian: Platina
Pendingin mesin: Udara
Transmisi: 5-speed
Tipe transmisi: Chain
Ban depan: 2.50-18
Ban belakang: 2.75-18
Rem depan: tromol
Rem belakang: tromol
Physical measures and capacities
Berat kosong: 92 kg
Kapasitas tangki: 10 liter

Pada dasarnya spesifikasi di atas, berlaku untuk varian CB, dari K0 hingga K3


Honda CB 100-K1 (1971)
Honda CB 100-K1 (1971
  • terdapat trim warna krom pada jok
  • Tipe mesin: 99cc, 1 silinder, OHC
  • Transmisi: 5-speed
  • no serial: CB100-200001













Honda CB 100-K2 (1972-1975), CB Gelatik
  • tersedia 2 variasi: putih merah dan putih biru
    Honda CB 100-K2 (1972)
  • no serial mulai dari CB100-1200001
 











Honda CB 100-K3 (1976 - 1981/1982)

Honda CB 100-K3 (1976)
Pada Honda CB 100-K3 pada tangki terdapat garis striping dan tulisan Honda. Logo Sayap Honda yang ada pada versi CB 100 sebelumnya pun tidak ada lagi.













Honda CB 100-K4

Honda CB 100-K4, sepertinya tidak pernah masuk ke Indonesia secara resmi. Menurut informasi model K4 memiliki bentuk yang lebih mendekati bentuk Honda GL 100.



Honda CB 100-K5 (1981)

Honda CB 100-K5 (1981)
(source: http://tokobagus.com/ milik: rizki pribowo)
Honda CB 100-K5, merupakan seri-seri terakhir Honda CB menjelang benar-benar beralih ke Honda GL. Bentuk hampir mirip dengan Honda GL 100, terlihat beda dari bentuk jok yang lebih datar.
Pengapian masih menggunakan platina.
Honda CB 100-K5, diproduksi pertama sekali pada tahun 1981 hingga tahun 1985.
Spek tidak jauh berbeda dengan varian sebelumnya, hanya tangki dan corak yang terlihat berbeda.





Honda CB 100 N (1982)

Honda CB 100 N (1982)
Setelah mengeluarkan yang model K5, Honda juga mengeluarkan Honda CB versi N, atau tepatnya Honda CB 100 N. Bentuk agak berbeda dengan model sebelumnya. Sedangkan spek mesin tidak terlalu berbeda dengan model sebelumnya. Mungkin ini yang menjadi cikal bakal Honda GL Max. Karena bentuk tangki mulai mengarah ke bentuk Honda GL Max.






PT. Federal Motor, pada tahun 1970, selain mengeluarkan CB 100 dengan berbagai varian, juga mengeluarkan versi CB dengan kapasitas mesin lebih besar, yaitu CB 125, CB 175 dan CB 200.
Kemudian sekarang perusahaan Honda yang sejak tahun 2000 berganti nama menjadi PT. Astra Honda Motor (AHM), pada tahun 2013 awal, meluncurkan Honda CB versi "super"nya yang sarat teknologi, dengan kemampuan di atas rata-rata motor sekelasnya, yaitu Honda CB 150 R.